Home / Nasional / Tanah Bumbu

Rabu, 16 Desember 2020 - 05:11 WIB

Bupati Sekeluarga Gunakan Hak Pilih Dalam Pilkada 2020

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor gunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel serta Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, pada Rabu (09/12/2020) pagi.

Bupati H Sudian Noor bersama Isteri Hj Sadariah beserta anak dan menantu, menggunakan hak pilihnya di TPS 09 Desa Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat.

Usai menggunakan hak pilihnya Bupati H Sudian Noor menyampaikan semoga pelaksanaan pemungutan hingga perhitungan suara pada Pilkada ini berjalan lancar dan aman, serta tertib akan protokol kesehatan dalam pelaksanaanya.

erkait penerapan protokol kesehatan dalam Pilkada menurut Bupati, tentu akan mampu menekan penularan virus Covid-19.

Baca Juga  Dua Desa di Tanbu Kepincut Dibina, RIK Bakal Bantu Pasarkan Produk

“Sudah menjadi harapan kita bersama, pandemi ini segera berakhir agar kita bisa melakukan aktifitas seperti biasa,” kata Bupati.

Terkait Pilkada 2020 lanjutnya, siapa pun yang akan terpilih nantinya sebagai pemimpin di Kabupaten Tanah Bumbu, tentu adalah pemimpin yang terbaik yang menjadi pilihan bersama.

“Semoga yang terpilih nanti menjadi pemimpin yang amanah dalam mengemban tugas sebagai abdi masyarakat, serta menjadi pemimpin yang selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tanah Bumbu yang kita cintai bersama,” harap Bupati. (Pro)

Share :

Baca Juga

Serba-Serbi

Napak Tilas Pahlawan 7 Februari

Advertoriall

Berhasil Terapkan Srikandi di Semua OPD, Pemkab Tanbu Mendapatkan Penghargaan Layanan Kategori Terbaik

Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Terima Entry Meeting BPK RI

Advertoriall

Pemkab Tanbu Komitmen Untuk Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

Banjarbaru

Tutup orientasi PPPK, Sekda Tanbu : tingkatkan kompetensi, skill, dan attitude

Advertoriall

Launching Gebyar 5000 Bendera Merah Putih Hiasi Jalan Bumi Bersujud

Banjarmasin

Tanah Bumbu Bakal Jadi Kampung Restorative Justice

Advertorial

Jalan dan Area Persawahan Terendam air, Jadi Wisata Dadakan